Latest Updates

Zat-zat yang berbahaya pada makanan



Setiap pilihan itu ada resikonya, termasuk pilihan makanan. Makanan yang mudah dibuat dan cepat saji biasanya sangat rawan bahaya. Seperti yang disebutkan di dalam artikel sebelumnya yaitu tentang Tips-tips hidup sehat bahwa sehat itu sangat mahal harganya. Dan kesalahan di dalam pemilihan makanan akan berakibat pada penyakit yang mahal juga penyembuhan dan pengobatannya.
Ada banyak banyak macam-macam bahan kimia yang seharusnya tidak diletakkan di makanan dan ditelan oleh manusia karena sifatnya yang merusak tubuh manusia. Berikut adalah beberapa zat kimia yang mengganggu kesehatan pengkonsumsinya.

Yang pertama adalah Sakarin dan Sakarin 

Pasti yang satu ini tidak asing ditelinga kawan-kawan semuanya. Hampir disetiap makanan kemasan yang manis-manis menggunakan zat semacam ini. Sebenarnya Apa sih bahaya dari Sakarin dan Siklamat. Mari kita lihat pembahasannya.

Perbedaan mendasar dari siklamat dan sakarin adalah tingkat kemanisannya. Siklamat memiliki tingkat kemanisan 30 kali dari tingkat kemanisan gula biasa. Sedangkan Sakarin 550 kali lebih besar dari pada tingkat kemanisan gula biasa. Dan ini yang menyebabkan kurang populernya siklamat dibandingkan dengan sakarin.

Di dalam sebuah penelitian pada tahun 1969 ditemukan bahwa siklamat dapat menyebabkan kangker kandung kemih pada tikus yang sebelumnya telah diberi ransum siklamat. Hal ini membuktikan bahwa siklamat bersifat karsinogen atau memicu timbulnya kangker. Kemudian, fakta lain menunjukan siklamat dapat menunjukan atropi. Atropi  adalah pengecilan testicular dan kerusakan kromosom. Dan sakarin juga menghasilkan dampak yang hampir sama seperti Siklamat.
Memang sangat berbahaya zat yang satu ini. Tapi, dibeberapa Negara tetap memperbolehkan penggunaan zat pemanis yang demikian karena dampak yang dihasilkan tidak dalam jangka pendek. Dan salah satu Negara yang tidak mengizinkan penggunaan siklamat pada bahan makanan adalah Amerika. (sumber : AnneAhira.com dan Chem-is-try.org)

Yang Kedua adalah Nitrosamin

Nah! Yang satu ini mungkin jarang di dengar tapi, ini biasa ada pada daging olahan yang sering kita konsumnsi seperti sosis. Kemudian apa dampaknya bagi tubuh.

Pada dasarnya, zat ini digunakan untuk mengawatkan daging yang telah diolah. Dampaknya sama berbahanya dengan zat karsinogenik lainnya. Nitrosamin dapat menyebabkan kangker bagi pengkonsumsinya. Dan kebanyakan target dari nitrosamine adalah perut. Penkonsumsinya dapat memiliki potensi kangker perut.  (sumber : garasibu.wordpress.com)

Kemudian, MSG

MSG ini biasa dikenal dengan nama vetsin. Orang yang bisnis makanan biasanya menggunakan MSG untuk penyedap makanannya. Terus... Apakah vetsin atau MSG ini berbahaya bagi tubuh manusia. Jawabannya, Ternyata, MSG juga tidak beda jauh dengan zat karsinogenik lainnya. MSG dapat menyebabkan kangker.

Selain itu, MSG juga dapat menyebabkan ketidak seimbangan antara  peningkatan dan penurunan transmisi sinyal dalam otak. Dan tentunya ini tidak baik bagi otak. Uraian tentang otak bisa anda baca di Artikel Otak Manusia, Karunia Luar Biasa.

Kemudian, Rhodamin B dan Metanil Yellow

Keduanya adalah saudara kembar. Mereka sama-sama zat perwarna. Kemudian, apa bedanya dan kenapa dibedakan. Dan apa bahayanya bagi tubuh manusia.

Perbedaan paling dasar dari kedua zat tersebut adalah warnanya. Rhodamin B memberikan warna merah pada makanan. Sedangkan, Metanil Yellow memberikan warna kuning pada makanan. Dan perlu diketahui keduanya sama-sama punya persamaan yaitu, sama-sama bahan pewarna tekstil. Bentuknya bisa berbentuk serbuk atau padatan.

Bahan-bahan yang biasa ada pada makanan seperti mie, kerupuk dan makanan anak-kecil (atau jajanan anak-anak) digunakan secara illegal. Kedua zat tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan kangker hati. Dan ada baiknya untuk menghindari zat-zat semacam ini.

Formalin

Nah! Yang ini pasti sudah tau semua. Ini jga sangat berbahaya. Pengkonsumsinya dapat berpotensi untuk menderita kerusakan jantung, hati, otak, limfa, dan syarat pusat. Coba bayangkan saja, formalin yan gterkena kulit akan menyebabkan kulit terasa terbakar, bahkan bisa pendarahan. Jadi, harus dihindari karena formalin memang benar-benar bukan makanan manusia. Formalin adalah salah satu zat yang digunakan di dalam industry kayu lapis dan sebagai diinfektan di rumah sakit.

Boraks

Ini juga satu lagi. Bahan yang satu ini sempat popular di tahun 2009an karena banyak bakso yang dicampuri zat ini dan terjaring oleh razia petugas. Dan kejadian ini sempat diliput media. Bahan yang satu ini juga sangat berbahaya. Zat in ijuga penyebab dari gangguan otak, hati, lemak, dan ginjal pengkonsumsinya. Bahkan, penderitanya akan mati jika terlalu banyak mengkonsumsinya.

Dan yang perlu diperhatikan adalah bahan borak itu sendiri. Apa maksudnya. Jadi borak itu bukan makanan. Dia digunakan secara illegal. Dan sebenarnya borak adalah bahan pembersih dan pengawat kayu, selain itu, borak juga digunakan sebagai antiseptic pengontrol kecoak.

Memang, sekarang, penyebaran dan pengunaan zat macam ini telah berkembang ke seluruh pelosok negeri. Dan kebanyakan orang kurang piawai dalam menganalisa apakah makanan yang ia makan mengandung zat-zat yang telah disebutkan atau tidak. 
Dan yang lebih penting lagi adalah dampak jangka panjang zat-zat tersebut. Pengkonsumsinya dapat mengkoleksi macam-macam penyakit dihari tua nanti ketika masa mudanya dia gunakan untuk makan makanan yang seperti disebutkan di atas.

Demikian, semoga bermanfaat, jika anda ingin lebih mengetahui tentang bagaimana cara menganalisa makanan yang berbahaya dan yang tidak anda bisa baca artikel Cara mengetahui makanan yang berbahaya dan yan tidak berbahaya.

0 Response to "Zat-zat yang berbahaya pada makanan"

Post a Comment