Latest Updates

Perkebunan Sawit memang Menguntungkan, Tapi ?

Pada tahun 1997 ekspor sawit memberikan kontribusi yang lumayan besar yaitu, $1.4 Miliar bagi Indonesia. Dan pada tahun 2002 mencapai $2 miliar. Tapi, apa konsekuensi dari keuntungan yang besar ini ?

Mengganggu Kelestarian Hidup Orang Utan

Akan ada banyak hal buruk yang akan terjadi. Salah satunya adalah terancamnya keanekaragaman hayati. Hal ini terjadi, terutama pada orang utan. Pada kurun waktu 60 tahun, populasi orang utan menurun 50%.

Konfik 

Ekspansi perkebunan sawit yang terjadi di daerah Kalimantan dan Sumatra akan memperburuk keadaan. Selain masalah keanekaragaman hayati masalah lain seperti konfik juga akan terjadi. beberapa berita yang kami kutip menyebutkan bahwa ada sekitar 70 % dari surat yang masuk memohon untuk melepaskan hutan dan diganti dengan perkebunan. Dan dari sini akan timbul masalah yang berhubungan dengan masyarakat setempat ketika masyarakat mengklaim tanah tersebut adalah tanah mereka. Menurut Mas Ahmad Santosa, Deputi IV Bidang Hukum UKP4, ada tiga akar utama permasalahan konflik dengan masyarakat. Yang pertama adalah ketidakjelasan status lahan dan kepemilikan. Kedua, Ketimpangan struktur kepemilikan, penguasaan dan peruntukan tanah. Ketiga adalah Kelemahan Tata Kelola pemerintah.

Apa yang dapat kita lakukan ?

Bukan berarti kita menghentikan perkebunan kelapa sawit. Tapi, yang perlu diperhatikan adalah takarannya. 
Lakukan yang dapat dilakukan seperti, selalu berinovasi memperbaiki kerusakan dan menciptakan hal baru sebagi kontribusi untuk lingkungan hidup.  Baca Juga, Fase daur Ulang Sampah Makanan.
Jika sudah menyakut urusan pemerintah akan sangat sulit menyelesaikannya karena di balik beberapa keputusan terdapat banyak kepentingan. Baca Juga, Peran Koruptor dalam Pelestarian Lingkungan Hidup.

sumber gambar : http://www.trijayafmplg.net/wp-content/uploads/2011/04/perkebunan-kelapa-sawit.jpg

0 Response to "Perkebunan Sawit memang Menguntungkan, Tapi ?"

Post a Comment